Perayaan Idul Adha di Wisma Duta Denmark

Saturday, 26 September 2015


Ini yang ketiga kalinya saya ketinggalan shalat Ied di tanah rantauan. Tahun lalu, saya dan Anggi, teman au pair asal Bali, harus datang terlambat ke KBRI di Tervuren karena bangun kesiangan. Sementara saat Idul Adha, saya sudah pindah ke Laarne dan cukup jauh menuju KBRI. Tahun ini pun, lagi-lagi saya harus ketinggalan shalat Idul Adha karena salah dapat informasi.

Sehari sebelumnya saya memang sudah menghubungi pihak Kedubes RI di Denmark menanyakan perihal jam shalat. Mungkin karena si bapak yang menerima telepon saya juga lupa, jadinya beliau mengatakan kalau shalat dimulai jam 9 pagi. Beliau juga mengatakan untuk mengecek langsung ke situsnya kedubes karena sudah disebar surat undangan. Saya masuk situs KBRI, mencari-cari undangan yang dimaksud, namun tidak ketemu. Ada juga surat undangan tahun 2013 yang mengatakan shalat dimulai jam 9 pagi. Berbekal informasi yang sudah saya dapat, akhirnya saya sudah mengecek bus yang bisa sampai sebelum jam 9 pagi.

Di Denmark, shalat Ied akan dilaksanakan di Wisma Duta, tempat tinggalnya duta besar RI yang mesti ditempuh selama 55 menit dari Herlev (baca: Hearlu). Jam setengah 8, saya sudah pamit ke Brian dan Louise demi mengejar bus ke Charlottenlund. Sebenarnya saya juga yakin kalau ada beberapa masjid di daerah yang lebih dekat dari Herlev. Tapi karena saya baru di Denmark, ingin juga langsung berkenalan dengan orang Indonesia yang ada disini. Dibandingkan Belgia, peredaran orang Indonesia di Denmark menurut saya lebih sedikit.

Sempat turun kejauhan gara-gara si sopir malas mengganti pemberitahuan di bus, saya harus turun dan menunggu lagi bus yang menuju arah sebaliknya. Saya juga harus lari-larian kecil mengejar waktu yang sudah nyaris jam 9. Et voila... setelah sampai, seorang bapak yang saya temui sedang memarkir mobilnya di Wisma Duta mengatakan kalau shalat Ied-nya sudah selesai. Tuing!

"Lho, bukannya jam 9 katanya, Pak?"

"Nggak. Diundangannya jam 8, Mbak. Masuk aja tapi, masih ceramah kok di dalam."

Wahh, lagi-lagi saya telat dan melewatkan shalat Idul Adha tahun ini. Jadinya saya ikut duduk saja di shaf paling belakang sambil mendengarkan bagian akhir ceramah. Setelah mengobrol dengan salah satu mbak-mbak di Wisma Duta, saya baru tahu kalau undangan disebar melalui Facebook bukan situs KBRI. Lalu shalat yang harusnya dimulai jam 8 pun baru terlaksana setengah jam kemudian.





Setelah makan gratis, saya juga sempat berkenalan dengan para mahasiswa Indonesia yang sedang mengambil gelar Master atau Doktor-nya di Denmark. Mungkin karena Idul Adha tahun ini dirayakan pada hari kerja, orang Indonesia yang datang ke Wisma Duta pun tidak terlalu ramai. Selain itu juga, kebanyakan mahasiswa kuliah di Aarhus sehingga untuk datang ke Charlottenlund pun tidak sebentar.  Lain kali mungkin saya shalat dulu saja di masjid atau Islamic Center terdekat dari Herlev, lalu setelahnya baru makan gratis di Wisma Duta. Hah!


No comments:

Care to leave your comments?