Masuk Kuliah di Eropa Itu Mudah! Ini Buktinya!

Saturday, April 9, 2022



Sekitar enam atau lima tahun lalu, saya mengobrol dengan salah satu teman sekelas yang baru masuk ke kelas bahasa Denmark kami. Cowok muda asal Islandia yang pindah ke Denmark untuk mengubah nasib ini sebetulnya ramah dan good looking, tapi mulutnya cukup sadis. Kalimatnya yang paling saya ingat sampai sekarang, "hanya ada dua tipe anak muda Asia yang bisa sampai Eropa. Yang suuuuper kaya sekali atau yang suuuuper pintar sekali! Kaya karena dibiayai orang tua atau pintar karena dapat beasiswa."

Bodohnya, meskipun tahu itu salah namun saya iyakan pernyataan tersebut. Well, dia juga tak sepenuhnya salah sebetulnya. Namun yang saya ingat, dia tidak menanyakan mengapa saya ada di Denmark saat itu dan hanya nyerocos membicarakan hal lain setelahnya. If only he knew saya di Denmark jadi 'babu' alias au pair, mungkin akan menepis semua stereotipe dia sebelumnya tentang orang Asia di Eropa. Lambat laun, saya baru tahu bahwa si cowok ini bisa berkata demikian karena punya role model seorang teman cewek yang juga berasal dari Indonesia. Si teman ini dapat beasiswa kuliah di Denmark, super aktif berorganisasi dan berprestasi, sampai akhirnya bisa bekerja di UN Denmark. What a lucky (yet smart) girl!