5 Sumber Gratis Belajar Bahasa Norwegia Secara Mandiri

Monday, 11 January 2021



Tidak seperti bahasa Jerman, Prancis, atau Belanda yang lebih terkenal, saya cukup amazed saat tahu ada beberapa orang di Indonesia tertarik belajar bahasa Norwegia. Beberapa dari mereka bahkan bertanya ke saya sumber belajar yang bisa digunakan mengingat tak ada yang menyelenggarakan kursusnya di Indonesia.

Hanya dituturkan oleh 5,5 juta orang di Eropa Utara, bahasa Norwegia yang merupakan rumpun akar bahasa Jermanik sebetulnya bukanlah bahasa populer untuk dipelajari. Rasanya tak ada alasan yang kuat mempelajari bahasa ini jika kamu tak punya niat tinggal di negaranya langsung. Kebanyakan imigran yang tinggal di Norwegia pun sebetulnya hanya belajar mati-matian karena dua hal, syarat dapat pekerjaan dan sedang proses ingin mendapatkan PR (Permanent Residence) serta ganti kewarganegaraan. Di samping itu, masih banyak yang malas belajar karena mayoritas orang Norwegia lancar berbahasa Inggris.

Tapi berita baiknya, Norwegia masuk ke dalam negara Skandinavia yang memiliki bahasa serumpun dengan dua negara tetangganya, Swedia dan Denmark. Secara lisan, bahasa Norwegia sangat mirip dengan bahasa Swedia dan mereka biasanya bisa mengerti satu sama lain. Sementara tulisan, kita bisa lebih mudah memahami bahasa Denmark karena alfabet yang dipakai sama. Nilai plusnya, kita punya kelebihan menguasai bahasa asing lain selain bahasa Inggris. Karena kenapa, English is boring :b

Berhutang Demi ke Luar Negeri

Saturday, 2 January 2021



Awal tahun 2021 akan dibuka dengan cerita saya melangkahkan kaki ke luar negeri pertama kali hingga masih berada disini, dibiayai dari hasil hutang. Kamu mulai skeptis dengan semua hal yang berhubungan dengan hutang piutang? Baca sampai akhir agar tahu bahwa tidak semua hutang itu identik dengan hal-hal negatif!

Saat backpacking mulai booming di Indonesia awal tahun 2007-an, saya termasuk salah satu orang yang mengamini bahwa jalan-jalan ke luar negeri itu bukan hanya milik orang kaya lagi. Apalagi ketika low-cost carrier (LCC) milik Malaysia berinovasi menjual murah harga tiket pesawat keliling Asia hingga Prancis, semakin membuat mimpi orang Indonesia keliling dunia lebih dekat dengan kenyataan. Beberapa orang mulai mencoba jalan-jalan mandiri dengan modal backpack dan menginap di tempat murah, lalu membukukan kisah perjalanan tersebut. Mereka membuktikan bahwa modal keluar negeri itu memang tidak perlu sampai ratusan juta. Yang penting tujuannya bisa jalan-jalan murah meriah ke banyak negara meskipun harus menanggalkan kemewahan untuk sementara waktu.

Saya sangat tertarik dengan kisah perjalanan murah seperti ini, hingga membeli banyak buku backpacking dari berbagai penulis. Salah satu penulis favorit saya kala itu bahkan sudah mengeluarkan banyak buku travelling dengan judul-judul menggugah, seperti contohnya bisa ke Singapura dengan modal 500 ribu Rupiah saja. Meskipun hampir semua penulis berdomisili di ibukota, namun tak mengubur motivasi saya sebagai anak daerah untuk berpetualang keluar Indonesia.